Kamis, 03 November 2016

Teks Sejarah



Malaikat Tanpa Sayap itu Bernama Ibu
Disebuah kota kecil di Jawa Tengah, tepatnya di Magelang lahirlah seorang buah hati yang sangat cantik dari pasangan R. Soetardjo dan Soepriyati pada tanggal 1 Juni 1977. Anak tesebut diberi nama Anita Tri Yuniarti. Setelah lahir, Anita tinggal di Asrama Polresta Magelang karena mengikuti ayahnya yang bekerja sebagai polisi sampai ia berusia 19 tahun. Masa kecilnya dihabiskan di lingkungan asrama sehingga ia mendapat didikan yang sangat keras dari ayahnya yang bekerja sebagai polisi sehingga ia selalu tertib dalam melakukan sesuatu.
Saat TK, ia bersekolah di taman bermain Kemala Bhayangkari 82 Magelang. Masa kecilnya sangatlah bahagia karena ia memiliki banyak teman. Ia memiliki sifat yang ramah sehingga banyak teman yang menyukainya. Setelah melalui TK selama 2 tahun, ia melanjutkan ke Sekolah Dasar Negeri Cacaban 1 Magelang. Selama 6 tahun di SD, ia selalu mendapatkan prestasi yang sangat luar biasa dan selalu mendapatkan juara kelas. Selanjutnya ia melanjutkan di SMP Kristen Pendowo Magelang dan tetap mempertahankan prestasi yang sangat bagus dari sekolah dasarnya. Dan ketika SMA, ia bersekolah di SMA Kristen 1 Magelang. Ia hanya sempat berkuliah sebentar di Universitas Muhammadiyah Magelang karena harus menikah. Lalu ia mengikuti orang tuanya pindah di Perumahan Griya Rejo Indah Mertoyudan Magelang.



Pada tahun 1998, ia menikah dengan seorang polisi bernama Maskuri dan dikaruniai anak pertama yang sangat cantik bernama Vandita Oktavia Pratiwi yang lahir pada tanggal 3 Oktober 1999 dan sekarang telah beranjak remaja. Lalu, setahun kemudian, ia dikaruniai anak kedua yang bernama Tasya Ardhia Noviandra yang juga hampir beranjak dewasa. Ia bersama keluarga kecilnya sempat tinggal di Asrama Polresta Magelang dan sekarang ia tinggal di Perumahan Depkes Magelang. Untuk meringankan bebab suaminya, ia membuka usaha butik di rumahnya. Ia tidak pernah mengeluh dalam mengurusi dua buah hatinya yang kini telah beranjak remaja. Ia merawat anak-anaknya dengan sabar dan selalu mendoakan agar kelak anak-anaknya menjadi orang yang sukses.

Teks Berita

Pentas Seni Internal HUT SMA Negeri 2 Magelang

Pada hari Sabtu, tepatnya tanggal 29 Oktober 2016, OSIS SMAN 2 Magelang menggelar acara tahunan yaitu pentas seni internal dalam rangka memperingati HUT SMAN 2 Magelang yang ke-37 tahun di Gedung Jendral Besar A.H Nasution, yang sebelumnya juga terdapat beberapa rangkaian acara seperti : Lomba futsal tingkat SMA/SMK/MA se-kedu (Begarlist Futsal Champion), lomba voli tingkat SMP/MTs se-Kota/Kabupaten Magelang (Begarlist Volley Cup), gerak jalan santai yang diikuti oleh seluruh warga SMAN 2 Magelang, serta puncak acara pada Maganza Festival pada Sabtu, 22 Oktober 2016 yang mengundang band Indie nasional yaitu Payung Teduh dan sejumlah band lokal Magelang lainnya.
Pensi internal yang melibatkan seluruh siswa SMAN 2 Magelang dalam penampilan seninya ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta kreativitas seni yang dimiliki para peserta didik. Dalam pentas seni tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB, dibuka langsung dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 2 Magelang, Bapak M. Arief Fauzan B, M.Pd serta pihak dari Dinas Pendidikan yang turut hadir sebagai tamu undangan. Dalam kegiatan tersebut, seluruh guru serta staf karyawan SMAN 2 Magelang juga turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut, dan beberapa pihak sponsorship.
Terdapat perbedaan pentas seni tahun 2016 ini dengan tahun sebelumnya, yaitu penampilan tidak hanya melibatkan satu kelas saja, namun dalam satu angkatan baik siswa/siswi kelas 10/11/12 tampil bersama dalam beberapa kesenian. Sehingga mereka tampak solid, kompak, dan dapat menumbuhkan sikap kebersamaan saat latihan. Berbagai kesenian maupun bakat yang ditampilkan baik tradisional maupun modern menghiasi panggung di gedung tersebut. Ada yang menampilkan stand up comedy, puisi, band, tari tradisional, serta tari modern. “Semoga pentas seni internal tahun berikutnya harus jauh lebih meriah daripada pentas seni hari ini.” kata salah satu panitia dalam kegiatan tersebut. Pentas seni tersebut berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan penampilan band penutup.