Kamis, 05 Januari 2017

Ujian Praktek Cerpen

Negeri ini Masih Tidur
Di sebuah kampung di kota Magelang, tinggalah seorang wanita separuh baya bernama Ibu Janah bersama duaorang anaknya. Anak pertamanya bernama Didin, dan yang kedua bernama Sri. Didin yang kira-kira berumur dua belas tahun itu terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya seperti anak-anak seumurannya dikarenakan kurangnya biaya. Ironisnya, diumur yang terbilang masih kecil itu, ia harus menjadi tulang punggung keluarga menggantikan ayahnya yang telah lama tiada sejak ia balita dengan menjadi tukang semir sepatu. Walaupun penghasilannya tidak seberapa, ia sangat bersyukur karena masih bisa berguna bagi keluarga kecilnya itu.
Meskipun Didin hanya lulusan sekolah dasar , namun ia merupakan anak yang memiliki jiwa nasionalis dan optimis yang sangat luar biasa. Pekerjaannya sebagai tukang semir sepatu yang sehari-hari berkeliling dari Alun-alun Kota Magelang, ke Jalan Pahlawan, hingga ke Taman Badaan tidak menyurutkan semangatnya untuk menjaga kewibawaan Sang Merah Putih. Setiap ia bekerja dan berkeliling sekitar Magelang, ia melihat salah satu sekolah dasar yang  tiang benderanya terdapat bendera namun sudah terlihat lusuh, kotor, dan sangat memperihatinkan. Dengan penghasilannya yang pas-pasan, Didin bercita-cita bisa membeli sesuatu yang kecil tetapi merupakan suatu kebanggan dan penuh pertumpahan darah guna mendapatkan dan mendirikannya di sebuah tiang sekolah dasar  yang tinggi, yaitu Bendera Merah Putih.
Pagi ini merupakan hari Minggu. Didin tidak bekerja seperti biasanya karena banyak pekerja kantoran yang membutuhkan jasa semir sepatunya libur. Tetapi, ia berencana untuk pergi keluar rumah dan membeli sesuatu yang dicita-citakannya selama ini, Sang Merah Putih. Setelah mandi dan merapikan diri, ia bergegas menuju kamarnya yang tidak memiliki pintu hanya menggunakan korden tipis namun tampak sangat rapi. Ia langsung mengambil celengan yang berisi tabungannya yang ia simpan di bawah tempat tidur kayu yang sangat tua itu. Tanpa ragu-ragu, ia memecah celengan celengan dari tanah litanya itu. Uang recehan yang sangat banyak itupun tersebar di lantai dan beberapa lembar uang kertas. Setelah menata uang yang ia keluarkan dari celengan, ia mengantongi ke saku celananya. Tanpa berpamitan kepada ibunya yang sedang di dapur dan berpamitan dengan candaan ke adiknya yang sedang asyik bermain, ia langsung pergi meninggalkan rumah. Setelah ibunya dari dapur, beliau menghampiri Sri sambil bertanya, “Sri, “Didin ke mana, sudah sejak pagi tadi aku tidak melihat wajahnya? “ tanya Bu Janah.
“Mas Didin pergi bersama teman-temannya ke pinggir jalan raya. Katanya sih mau Telolet, Bu, “ jawab Sri.
“O alah, Din, Telolet ki panganan opo. Lha, mbok baca sholawat di rumah bisa untuk sangu akhirat.” jawab Bu Janah.
Sri tetap asyik bermain sambil memperhatikan ibunya itu.
Didin tiba di toko daerah Pecinan Jalan Pemuda Magelang dan langsung mencari toko yang menjual bendera Indonesia itu. Setelah menemukan, ia langsung membeli sesuai ukuran yang dikehendakinya. Dan ia pun mengeluarkan uang untuk membayar tanpa ragu-ragu. Keluar dari toko tersebut, ia langsung menuju sekolah dasar yang benderanya akan diganti itu. Ia mengendarai angkutan umum karena jaraknya cukup jauh. Saat ia sampai di di sebuah sekolah dasar tersebut, ia langsung menuju lapangan tempat para warga sekolah itu melaksanakan upacara. Keadaan sekolah tampak sangat sepi karena saat itu adalah hari Minggu. Didin segera menguraikan tali pada tiang bendera tersebut untuk menurunkan bendera yang semulanya tampak lusuh dan menggantinya dengan bendera yang baru saja dibelinya. Setelah menaikkan Sang Merah Putih tersebut, ia tampak bangga sekali melihat benderanya berkibar ditiup oleh angin.
Selang satu hari berikutnya, pada saat hari Senin seluruh warga sekolah tersebut melaksanakan upacara bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dihadapan bendera Merah Putih baru. Didin yang berkeliling saat bekerjapun tersenyum puas dan bangga saat melewati dan melihat seluruh warga sekolah yang sedang melaksanakan upacara dengan melakukan pengibaran bendera darinya. Namun, saat beberapa hari setelah upacara bendera berlangsung, ia dipanggil untuk menyemir sepatu salah seorang guru sekolah dasar itu dan melihat bendera pemberiannya digunakan bapak penjaga sekolah untuk membersihkan kopi yang tumpah hingga menjadi kotor mengotori warna putih yang suci itu. Didin sangat terharu hingga menitikkan air matanya, dan ia tidak menyangka karena di lingkungan sekolah yang dikenal dengan banyaknya orang yang berpendidikan ternyata tidak seperti yang ia bayangkan. Masih ada orang di negeri kita, Indonesia yang belum terbuka matanya dan sadar akan jiwa nasionalisme serta kesadaran menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur mempertahankan Sang Merah Putih untuk negara kita.


Terinspirasi dari film : Indonesia masih Subuh



Rabu, 07 Desember 2016

IKLAN

IKLAN

A. Pengertian Iklan

Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah promosi benda seperti barang, jasa, tempat usaha, dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Manajemen pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi termasuk publisitas, hubungan masyarakat, penjualan, dan promosi penjualan.

B. Jenis-Jenis Iklan

a.   Berdasarkan Medianya :
1.   Iklan cetak
·         Iklan Baris
Iklan baris adalah iklan yang hanya dibuat dalam beberapa baris, umumnya terdiri atas 3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom pada media cetak seperti koran atau majalah.
·         Iklan Kolom
Iklan kolom adalah iklan yang dibuat dalam bentuk kolom. Iklan ini lebih tinggi dari pada iklan baris. Terkadang iklan ini juga dilengkapi dengan gambar, simbol, atau lambang yang mendukung isi iklan.
2.   Iklan elektronik
·         Media Televisi
Menampilkan iklan dalam visual gambar dan suara yang jelas dan kualitas yang baik, rata-rata penayangan selama 30 detik. 
·         Media Radio 
Menampilkan iklan dalam bentuk visual suara yang informative dan jelas. 
·         Media Internet
Menampilkan iklan dengan berbagai varian dari mulai bentuk fambar, suara, video, bahkan film yang dapat membuat konsumen semakin tertarik dengan isi dari iklan. 

b.   Berdasarkan Tujuannya : 
1.   Iklan Komersial : Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa.
2.   Iklan Non-Komersial : Iklan yang digunakan untuk menyampaikan informasi, mempersuasi atau mendidik khalayak dimana tujuan akhir bukan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial. Keuntungan sosial disini dapat berarti penambahan pengetahuan, kesadaran sikap dan perubahan perilaku masyarakat terhadap masalah yang diiklankan, serta mendapatkan citra baik di mata masyarakat.
3.  Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengajak atau menghimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.




Makna dari iklan tersebut yaitu : Keadaan bumi pada saat ini dibandingkan dahulu sangatlah berbeda. Bumi yang dulu masih terlihat sangat bersih, indah, dan asri tidak terdapat polusi yang disebabkan oleh pencemaran udara tinggalah kenangan.. Adanya kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia atau dari alam itu sendiri mengakibatkan bumi berubah tidak seperti dulu. Sifat manusia yang enggan menjaga, merawat, serta melestarikan lingkungan membuat kenampakan bumi yang tidak lagi indah. Maka dari itu, sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran hendaknya kita memelihara, merawat, serta melestarikan lingkungan dan isinya, selain itu dengan kita melestarikan lingkungan, maka kita juga telah menerapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kita kenikamatan dari lingkungan yang ada di sekitar kita. Oleh karena itu, manusia tidak boleh semena-mena mengeksplorasi alam tanpa memikirkan akibat yang terjadi.




Kamis, 03 November 2016

Teks Sejarah



Malaikat Tanpa Sayap itu Bernama Ibu
Disebuah kota kecil di Jawa Tengah, tepatnya di Magelang lahirlah seorang buah hati yang sangat cantik dari pasangan R. Soetardjo dan Soepriyati pada tanggal 1 Juni 1977. Anak tesebut diberi nama Anita Tri Yuniarti. Setelah lahir, Anita tinggal di Asrama Polresta Magelang karena mengikuti ayahnya yang bekerja sebagai polisi sampai ia berusia 19 tahun. Masa kecilnya dihabiskan di lingkungan asrama sehingga ia mendapat didikan yang sangat keras dari ayahnya yang bekerja sebagai polisi sehingga ia selalu tertib dalam melakukan sesuatu.
Saat TK, ia bersekolah di taman bermain Kemala Bhayangkari 82 Magelang. Masa kecilnya sangatlah bahagia karena ia memiliki banyak teman. Ia memiliki sifat yang ramah sehingga banyak teman yang menyukainya. Setelah melalui TK selama 2 tahun, ia melanjutkan ke Sekolah Dasar Negeri Cacaban 1 Magelang. Selama 6 tahun di SD, ia selalu mendapatkan prestasi yang sangat luar biasa dan selalu mendapatkan juara kelas. Selanjutnya ia melanjutkan di SMP Kristen Pendowo Magelang dan tetap mempertahankan prestasi yang sangat bagus dari sekolah dasarnya. Dan ketika SMA, ia bersekolah di SMA Kristen 1 Magelang. Ia hanya sempat berkuliah sebentar di Universitas Muhammadiyah Magelang karena harus menikah. Lalu ia mengikuti orang tuanya pindah di Perumahan Griya Rejo Indah Mertoyudan Magelang.



Pada tahun 1998, ia menikah dengan seorang polisi bernama Maskuri dan dikaruniai anak pertama yang sangat cantik bernama Vandita Oktavia Pratiwi yang lahir pada tanggal 3 Oktober 1999 dan sekarang telah beranjak remaja. Lalu, setahun kemudian, ia dikaruniai anak kedua yang bernama Tasya Ardhia Noviandra yang juga hampir beranjak dewasa. Ia bersama keluarga kecilnya sempat tinggal di Asrama Polresta Magelang dan sekarang ia tinggal di Perumahan Depkes Magelang. Untuk meringankan bebab suaminya, ia membuka usaha butik di rumahnya. Ia tidak pernah mengeluh dalam mengurusi dua buah hatinya yang kini telah beranjak remaja. Ia merawat anak-anaknya dengan sabar dan selalu mendoakan agar kelak anak-anaknya menjadi orang yang sukses.

Teks Berita

Pentas Seni Internal HUT SMA Negeri 2 Magelang

Pada hari Sabtu, tepatnya tanggal 29 Oktober 2016, OSIS SMAN 2 Magelang menggelar acara tahunan yaitu pentas seni internal dalam rangka memperingati HUT SMAN 2 Magelang yang ke-37 tahun di Gedung Jendral Besar A.H Nasution, yang sebelumnya juga terdapat beberapa rangkaian acara seperti : Lomba futsal tingkat SMA/SMK/MA se-kedu (Begarlist Futsal Champion), lomba voli tingkat SMP/MTs se-Kota/Kabupaten Magelang (Begarlist Volley Cup), gerak jalan santai yang diikuti oleh seluruh warga SMAN 2 Magelang, serta puncak acara pada Maganza Festival pada Sabtu, 22 Oktober 2016 yang mengundang band Indie nasional yaitu Payung Teduh dan sejumlah band lokal Magelang lainnya.
Pensi internal yang melibatkan seluruh siswa SMAN 2 Magelang dalam penampilan seninya ini bertujuan untuk menyalurkan bakat serta kreativitas seni yang dimiliki para peserta didik. Dalam pentas seni tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB, dibuka langsung dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 2 Magelang, Bapak M. Arief Fauzan B, M.Pd serta pihak dari Dinas Pendidikan yang turut hadir sebagai tamu undangan. Dalam kegiatan tersebut, seluruh guru serta staf karyawan SMAN 2 Magelang juga turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut, dan beberapa pihak sponsorship.
Terdapat perbedaan pentas seni tahun 2016 ini dengan tahun sebelumnya, yaitu penampilan tidak hanya melibatkan satu kelas saja, namun dalam satu angkatan baik siswa/siswi kelas 10/11/12 tampil bersama dalam beberapa kesenian. Sehingga mereka tampak solid, kompak, dan dapat menumbuhkan sikap kebersamaan saat latihan. Berbagai kesenian maupun bakat yang ditampilkan baik tradisional maupun modern menghiasi panggung di gedung tersebut. Ada yang menampilkan stand up comedy, puisi, band, tari tradisional, serta tari modern. “Semoga pentas seni internal tahun berikutnya harus jauh lebih meriah daripada pentas seni hari ini.” kata salah satu panitia dalam kegiatan tersebut. Pentas seni tersebut berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan penampilan band penutup.


Kamis, 06 Februari 2014

BIG NEWS - Greyson Chance to Perform at the “Sundance ASCAP Music Cafe” This Month!



Singer songwriter Greyson Chance is stepping out into the New Year to perform his first public show of 2014 at this year’s Sundance ASCAP Music Café on January 22nd and 23rd in Park City Utah.

They say that every great film needs great music... and for 16 years the Sundance Film Festival and ASCAP have celebrated the connection of sound and screen at the Sundance ASCAP Music Café. 

Greyson Chance 2014
Greyson Chance
This year the Café will play host to a number of film screenings to hear an eclectic mix of our favorite songwriters and artists, including Greyson Chance, performing throughout the festival.

The Music Café will be located at Rich Haines Gallery (751 Main Street, Park City, UT) and will be open to all Festival credential holders (21 and older).

Performances are scheduled to begin each day at 2:00pm and Greyson is scheduled to perform on January 22nd AND January 23rd at 3:20 p.m.

ASCAP also provided a video with the FIRST studio version of Greyson's new song "Temptation". If this new style is any indication of what we can expect on Greyson's new album then we are excited!!

List to Greyson Chance's new song "Temptation"

Since ASCAP is all about the marketing and accounting for an artists music, and Sundance is all about making and marketing movies, Greyson’s attendance at this year’s event may be an indication that his team is actively seeking, or has already found a placement for one of his compositions in an upcoming film or movie project. 

Get ready world… Greyson Chance 2.0 is about to be unleashed!!

NEW VIDEO - ASCAP Releases Greyson Chance’s Sundance Festival Performance Video!!

Greyson Chance performing at the 2014 Sundance Festival New Video
Greyson Chance performing at the 2014 Sundance Festival

Good news Enchancers!

ASCAP has started releasing the Sundance Film Festivalperformance videos and one of the first to be shared is from Greyson Chance!

As you may remember, last month Greyson traveled to Park City Utah to perform at the Sundance Café, an offshoot of the annual Sundance Film Festival, where he rubbed shoulders with some of the most influential artists in the film and music business.


Greyson Chance at Sundance 2014 - Collar Shirt!
Greyson Chance at Sundance 2014 - Collar Shirt!

Greyson Chance on the Sundance red carpet - 2014
Greyson Chance on the Sundance red carpet - 2014
Greyson Chance with "Midas" the Sundance cat - 2014
Greyson Chance with "Midas" the Sundance cat - 2014
Greyson Chance looking good at Sundance 2014
Greyson Chance looking good at Sundance 2014

Up until now nobody has heard any of Greyson’s Sundance performances and even his set list was a mystery with many fans speculating that he would perform songs like Football, Temptation, and Victim - all new songs from his upcoming album.

Today ASCAP released Greyson’s performance video of "Temptation" and it's amazing.We will be adding new videos and tweeting about it as ASCAP releases more of Greyson's performances so be sure to follow us on Twitter.


Greyson Chance performs "Temptation" live at Sundance

We're dying over here in anticipation of Greyson’s new album and can’t wait to take the journey to Planet X with him and his fans!!